Deskripsi Varietas Muktihardjo 4 (MH 4)

Deskripsi Varietas Muktihardjo 4 (MH 4)

Balittas


2014-01-29

08:00:00

Muktihardjo 4 (MH 4)

Varietas kapuk MH 4 merupakan hasil persilangan antara klon Seluwok Sawangan 29 (SS 29) yang merupakan klon lokal (tipe Indika), dengan klon Congo (C, tipe Karibea) merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500-3.000 gelondong/pohon, tetapi warna serat abu-abu kecokelatan. Klon SS 29 mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 600-750 gelondong/pohon. MH 4 produksi-nya dapat mencapai 2.200 gelondong/pohon, lebih tinggi 11-13 % dibanding MH 1 dan 18%-25% dibanding MH 2. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir, karena sesuai dengan kualitas Java Kapok.


Spesifikasi Varietas :

No Atribut Keterangan
1Tahun Pelepasan2007
2Tipe Pertumbuhan TanamanKaribea
3Produktivitas2.200 gelondong/pohon/tahun
4Berat Gelondong4,98 kg/100 gelondong 
5Kandungan Serat20.96%
6Kadar Minyak Biji27.70% 
7Warna SeratPutih mengkilat 
8PenjelasanHasil seratnya yang berwarna putih mengkilat dan sesuai dengan kualitas “Java Kapok ini sangat disukai petani dan eks
9StatusKomersial
10PenelitiMoch. Sahid, Bambang Heliyanto, dan Emy Sulistyowati
11InstansiBalai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat

Catatan:

Surat Keputusan Pelepasan Muktihardjo 4 (MH 4) belum tersedia.



Bagikan  

Pencarian


Leaflet


Agribisnis Benih Kenaf
Agribisnis Komoditas Kenaf
Biji Kapas, Sumber Protein Ternak
Budi Daya Kenaf di Lahan Podsolik Merah Kuning Kalimantan Timur
Kanesia 7, Kanesia 8, Kanesia 9
Kanesia 10, Kanesia 11, Kanesia 12
Kanesia 10, Kanesia 11, Kanesia 12, Kanesia 13, Kanesia 14, Kanesia 15
Pengelolaan Air Pada Tumpang Sari Kapas dan Palawija Pada MK 1
Pemanfaatan Lahan Podsolik Merah Kuning (PMK) Untuk Pengembangan Kenaf Di Kalimantan Timur
Penyakit Tanaman Kapas di Indonesia
Pengendalian Hama Terpadu Pada Tanaman Kapas
Proses Retting Kenaf
×


Balittas